Kembali Terjadi, Tragedi Lion Air

Nasional / 26 February 2009

Kembali Terjadi, Tragedi Lion Air
Puji Astuti Official Writer
5394

Mungkin karena masyarakat Indonesia cepat memaafkan dan melupakan, sehingga para maskapai penerbangan tidak juga memperbaiki standarisasi keamanan penerbangan armadanya.

Senin, (23/2) lalu, sebuah pesawat Lion Air MD-80 melakukan pendaratan darurat di Bandara Hang Nadim, Batam tanpa roda depan. Hal ini disebabkan roda depannya macet dan tidak bisa keluar. Sekalipun tidak terjadi korban jiwa pada insiden tersebut, menurut laporan Kompas, sekitar 30 persen penumpang mangalami syok.

Pihak Lion Air yang diwakili oleh Direktur Utama Lion Air, Rusdi Kirana pada Selasa (24/2) mengatakan akan menanggung semua biaya perawatan para korban .

"Ya, kita tanggung (biaya perawatan) semuanya," ungkapnya.

Ada 9 orang dari 156 penumpang pesawat yang dibawa ke RS Budi Kemulyaan (RSBK) Batam, mereka hanya mengalami syok dan tidak menderita luka-luka. Selasa malam, mereka semua sudah diperbolehkan pulang.

Pihak Lion Air berjanji menanggung biaya perawatan para penumpang yang dibawa ke rumah sakit, terkait insiden pendaratan darurat pesawat Lion Air MD-80 tanpa roda depan di Bandara Hang Nadim, Batam. Mereka juga menanggung biaya akomodasi semua penumpang yang tertunda penerbangannya.

Pihak Lion Air menyatakan sudah siap jika ada penumpang yang hendak menuntut jika bisa membuktikan kerugian yang mereka alami.

"Kalau bisa dibuktikan kerugiannya, otomatis kami akan lihat tuntutannya. Tapi sampai saat ini belum ada (yang menuntut)," ucap Rusdi.

Keamanan sepertinya perlu menjadi perhatian khusus baik bagi penyedia layanan, maupun pihak pemerintah. Dan untuk para pengguna, jangan lupa berdoa sebelum menggunakan kendaraan apapun.

Sumber : Kompas/VM
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?